Skip to main content

Fase Kehidupan Manusia

Fase Kehidupan Manusia,Setiap manusia mengalami 5 fase kehidupan; alam dzar, alam rahim, alam dunia, alam barzakh dan alam akhirat. 

Fase Kehidupan Manusia, Perjalanan hidup manusia
Ilustrasi Fase Kehidupan Manusia
1. Alam Dzar.

Di Fase Kehidupan Manusia yang pertama ini Alloh mengambil sumpah manusia bahwasanya Dia adalah Tuhan manusia. Al-A’rof : 172

وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي آدَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَى أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ قَالُوا بَلَى شَهِدْنَا

Artinya: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi."

2. Alam Rahim

Fase Kehidupan Manusia yang kedua berada di dalam perut setiap ibu. Setiap manusia dikumpulkan penciptaannya di perut ibunya sebagai setetes mani selama empat puluh hari, kemudian berubah menjadi setetes darah selama empat puluh hari, kemudian menjadi segumpal daging selama empat puluh hari.

Kemudian diutus kepadanya seorang malaikat lalu ditiupkan padanya ruh dan dia diperintahkan untuk menetapkan empat perkara: menetapkan rizkinya, ajalnya, amalnya dan celaka atau bahagianya.

Demi Allah yang tidak ada ilah selain-Nya, sesungguhnya di antara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli syurga hingga jarak antara dirinya dan syurga tinggal sehasta akan tetapi telah ditetapkan baginya ketentuan, dia melakukan perbuatan ahli neraka maka masuklah dia ke dalam neraka.

Sesungguhnya di antara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dirinya dan neraka tinggal sehasta akan tetapi telah ditetapkan baginya ketentuan, dia melakukan perbuatan ahli syurga maka masuklah dia ke dalam syurga. (Riwayat Bukhari dan Muslim).

3. Alam Dunia

Fase Kehidupan Manusia yang ketiga adalah alam dunia. Setelah manusia berhasil melewati alam rahim, maka manusia telah memasuki tahap ketiga dari perjalanan hidupnya, yaitu; alam dunia. 

Di sini manusia akan dicoba dengan berbagai ujian. Di sini pula manusia harus menjalankan tujuan di ciptakan manusia, yaitu beribadah. Adzdzariyat : 56
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Artinya: Tidaklah aku ciptakan jin adan manusia kecuali untuk beribadah.

4. Alam Barzakh

Fase Kehidupan Manusia selanjutnya adalah alam barzakh. Alam barzakh adalah pemisah antara alam dunia dan alam akhirat. Alam ini biasanya disebut dengan alam kubur.

Di alam ini manusia akan didtangi oleh dua malaikat; Munkar dan Nakir. Keduanya akan mengajukan 4 pertanyaan; Siapa tuhanmu?; Siapa nabi mu?; Apa nama kitab sucimu?; Apa agamamu?

5. Alam Akhirat

Fase Kehidupan Manusia yang terahir adalah Alam akhirat yang juga di sebut dengan alam baka. Alam akhirat di dahului dengan terjadinya kiamat, di mana alam semesta menjadi rusak total. seluruh jagat raya ini akan hancur, entah seperti apa gambaran ketika semua ini terjadi.

Di akhirat, terdapat tiga tempat yang akan dipenuhi oleh manusia; padang mahsyar, surga dan neraka. Padang Mahsyar adalah tempat penghitungan amal (hisaban). Pada peristiwa ini seluruh ummat manusia mulai dari Nabi adam as sampai manusia terakhir di kumpulkan dalam satu tempat.

Di ahirat hanya ada dua tempat yaitu surga dan neraka. Surga adalah tempat orang beriman. Sedangkan neraka adalah tempat bagi Orang-orang kafir. Mereka semua akan kekal abadi di dalamnya.

Para penduduk surga akan mendapatkan kenikmatan yang tiada pernah berahir sebagaimana penduduk neraka akan mendapakan penderitaan yang kekal.

Jadi manusia senantiasa berpindah dari satu alam ke alam lain. Perpindahan ini disebut dengan Fase Kehidupan Manusia.

Comments

Popular posts from this blog

Terjemahan Kitab Aqidatul Awam

Terjemahan Kitab Aqidatul Awam Kitab aqidatul awam   adalah kitab tipis karya Sayyid Ahmad Marzuqi. Kitab yang berjumlah 57 bait ini merupakan konsep aqidah asyariyah.  Secara global kitab ini membahas rukun iman yang jumlahnya ada enam; iman kepada Alloh, Iman kepada malaikat Alloh, Iman kepada kitab Alloh, Iman kepada para Nabi, Iman kepada qodho dan qodar, dan iman kepada hari ahir. Oleh karena itu kitab ini sangat penting kita kaji demi menjaga aqidah kita agar tidak teracuni oleh aqidah sesat yang belakangan ini menjamur di Indonesia. Namun karena kitab Aqidatul Awam menggunakan bahasa arab, maka saya pikir perlu diadakan pengalihan bahasa supaya kandungan kitab ini bisa dipahami oleh mereka yang belum belajar bahasa arab. Berikut Terjemahan Kitab Aqidatul Awam. Muqodimah أَبْـدَأُ بِـاسْمِ اللهِ وَالرَّحْـمَنِ ۩ وَبِالرَّحِـيْـمِ دَائـِمِ اْلإِحْـسَانِ Saya mulai dengan asmanya Allah; yang Pengasih Sayang artinya bismillah. فَالْحَـمْـدُ ِللهِ الْـ...

Melaksanakan Sholat Jum'at Di Jalan Raya, Bagaimana hukumnya?

Persoalan Melaksanakan Sholat Jum'at Di Jalan Raya, saat ini banyak dibicarakan di medsos. Mereka mencoba menjawab pertanyaan Bagaimana hukumnya? Ilustrasi Jawaban Tidak ada yang mensyaratkan sholat jum'at harus di dalam masjid selain madzhab Maliki. Madzhab Syafii yang diikuti oleh mayoritas warga Indonesia, tidak melarang sholat jum'at di luar masjid. Itu artinya, sholat jum'at di jalan raya tetap sah. Berikut ta'bir dalam kitab-kitab madzhab syafii: قال في حاشية الشرواني على تحفة المنهج قول المتن في خطة أبنية...... الخ اي وان لم تكن في مسجد. اھ وقال في مغني المحتاج على المنهاج ص ٤١٧ جز اول في قول المتن( أن تقام في خطة أبنية أوطان المجمّعين) اي وان لم تكن في مسجد. اھ وقال في شرح المحلي على المنهاج ص ٢٧٢ جز اول   في قول المتن ( أن تقام في خطّة أبنية أوطان المجمّعين) لأنها لم تقم في عصر النّبيّ صلى اللّه عليه وسلّم والخلفاء الراشدين إلاّ في مواضع الإقامة كما هو معلوم وهي ما ذكر سواء فيه المسجد والدّار والفضاء ..اھ قال ...

Wahhabi: Antara Bid'ah Tarawih dan Maulid Nabi

Wahhabi: Antara Bid'ah Tarawih dan Maulid Nabi,- Jika anda membaca artikel atau buku yang ditulis ustad atau ulama wahhabi yang membahas masalah perbuatan bid'ah, maka anda akan menemukan alasan yang sama, yakni bahwa perbuatan itu tidak pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.  Jangan heran kalau para ustad dan ulama wahhabi ketika mengomentari amalan tersebut selalu bilang begini: kalau Rosul mengamalkannya maka saya adalah orang yang pertama melakukannya.   Seperti amalan maulid Nabi. Wahhabi menilainya sebagai perbuatan bid'ah. Sebab tidak ada dalilnya. Saat kita tunjukan dalilnya , yakni puasa hari senin, mereka menolak dalil tersebut. Kata mereka: "Rosululloh memperingati hari kelahirannya dengan puasa. Sedangkan maulid nabi yang kalian lakukan bukan dengan puasa. Jadi keduanya jauh berbeda." Di sini jelas, bahwa suatu amalan bisa diterima serta tidak dikatakan sebagai bid'ah manakala amalan tersebut dilakukan oleh Nabi secara persis. Jika...